Oleh: colida | 9 April 2010

PIRANHA !

Piranha atau piraña adalah anggota keluarga Characidae di Characiformes urutan [omnivora 1] air tawar ikan yang hidup di Selatan american sungai. Dalam sungai Venezuela, mereka disebut caribes. Mereka dikenal karena gigi yang tajam dan nafsu rakus untuk daging.

Piranha ditemukan di lembah sungai Amazon, di Orinoco, di sungai dari Guyanas, di Paraguay-Paraná, dan Sungai sistem São Francisco. Beberapa spesies piranha memiliki rentang geografis yang luas, terjadi di lebih dari satu cekungan besar yang disebutkan di atas, sedangkan yang lain tampaknya memiliki lebih distribusi terbatas.
Akuarium piranha telah diperkenalkan ke dalam bagian Amerika Serikat dengan spesimen kadang-kadang ditemukan di Sungai Potomac dan bahkan sampai utara Danau Ozarks di Missouri dan Danau Winnebago di Wisconsin, meskipun mereka biasanya tidak bertahan musim dingin Piranhas. juga telah ditemukan di Danau Kaptai di Bangladesh selatan-timur.Penelitian sedang dilakukan untuk menetapkan berapa piranha telah pindah ke sudut jauh seperti dunia dari habitat asli mereka. Hal ini diantisipasi bahwa bajingan pedagang ikan eksotis telah merilis mereka di danau untuk menghindari tertangkap oleh pasukan anti-perburuan.

Bila berkelompok, ikan satu ini bisa berubah menjadi pemangsa nan kejam dan tak berperasaan. Bayangkan, hanya dalam hitungan menit, mangsa seberat belasan, bahkan puluhan kilogram ludes dilumat, yang tersisa hanya tulang belulang.

Penulis: Dharnoto
Bangkai ayam kupas itu lunglai tenggelam ke dalam akuarium. Tak lama kemudian, sekitar 3.000 ikan piranha muncul dari berbagai arah, berenangan dengan liar dan agresif, mengambil formasi pengintaian. Seekor di antara mereka berinisiatif jadi “provokator”, mendekati mangsa, lalu melakukan gigitan pertama. Ia lalu bak memberi kode – mungkin secara akustik – yang hanya bisa dipahami bangsanya sendiri, untuk “menyerbu”.

Dalam sekejap, mangsa digerumuti ribuan ikan seukuran 10 – 20 cm. Selesai makan, mereka berhamburan. Si mangsa berubah jadi tulang belulang, hanya dalam tempo 90 detik! Nasib serupa juga dialami ikan tongkol dan ikan kembung yang sama-sama dimangsakan, pada lain kesempatan. Sekali makan, 5 kg ikan digasak habis. Bayangkan, jika sehari tiga kali makan, berarti 12 – 16 kg ikan siap ditulangkan.

Gigi setajam silet
Piranha memang tak pernah berubah. Warga asli sungai Amazone, Amerika Selatan ini selalu ganas, seperti di habitat aslinya. Tak peduli mereka sedang dikurung dalam salah satu akuarium di Seaworld Indonesia, Ancol, Jakarta, seperti diilustrasikan di atas.

Dengan tampilan mirip ikan bawal (mereka memang satu kerabat), tampang piranha sebenarnya jauh dari sadis. Malah sisiknya seperti ber-glitter. Dua garis hitam di pangkal ekor membedakannya dengan bawal yang cuma punya satu garis. Warna sisiknya perak keabuan hingga kehitaman. Bagian tutup insang sampai bagian bawahnya ada semburat kemerahan. Piranha merah (pygocentrus nattereri) yang ada di Ancol, perutnya bersaput warna merah oranye.

Kalau sedang sendirian, ia tak ubahnya ikan hias manis laku. “Kalau dibawah 10 ekor, ia seperti ikan oscar, atau arwana. Meski karnivora, tapi enggak galak-galak banget,” ujar seorang pemelihara ikan hias. “Belangnya” baru kelihatan jika sedang santap bersama dengan kelompoknya, yang minimal berjumlah 100 ekor.

Korban Keganasan Ikan Piranha











> wikipedia.com

>klipingut.wordpress


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: